cm terfikir nk wt puding pape jer for my section gathering...konon nk save budget la ni katekan...x nk tempah..nk buat snirik..cm nk buat sume jer...tgk gambar jer da terliur haa..hahahaha..confusing..haha..tp mcm nk buat puding kastard berkuah ajer..huhu...kira2 cost dlu..haha..
Bahan puding...
1 peket agar-agar
7 gelas air
1 tin susu cair (Ideal)
2 - 3 sudu besar tepung kastard
1 sudu kecik essen vanila
Daun pandan
Gula dalam satu senduk (Ikut suka. Seeloknya jangan manis biar tawar - manis-manis buah jer sebab nak makan dengan kuah)
Kuah
1 tin susu cair
2 sudu tepung kastard
1 tin cocktail
Gula dalam 1 senduk (ikut suka)
Garam 1 sudu kecik (ikut rasa jugak)
1 sudu kecik essen vanila
Daun pandan
Thursday, October 7, 2010
adab org yg terima undangan..
"Dari Abi Hurairah Radiaallahu Anha, Nabi Sallahu Alaihi Wasalam bersabda: Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka sambunglah hubungan silaturrahim". (Riwayat Al-Imam Al-Bukhari)
Manakala adab bagi orang yang menerima undangan pula ada lima iaitu:
Pertama: Tidak membezakan undangan, baik undangan tersebut datangnya daripada orang kaya ataupun orang miskin, kerana perbuatan itu dilarang dalam Islam.
Kedua: Tidak menolak sesuatu undangan hanya disebabkan alasan jauh.
Ketiga: Tidak menolak sesuatu undangan hanya kerana ia berpuasa, tetapi adalah lebih baik ia menghadirinya. Jika ia hanya berpuasa sunat, ia dibolehkan berbuka dan tetap mendapat pahala jika niatnya berbuka itu untuk menyenangkan hati dan mengembirakan tuan rumah. Tetapi jika ia berpuasa wajib seperti puasa qada, maka tidaklah boleh ia berbuka.
Keempat: Menolak undangan jika diketahuinya makanan yang dihidangkan dari barang yang syubahat dan haram, ataupun dimajlis itu diadakan berbagai-bagai kemungkaran seperti hiburan yang diharamkan oleh syarak, ataupun orang yang mengundang itu bersifat zalim atau fasik atau suka bermegah dan membesar diri.
Kelima: Janganlah hendaknya menerima undangan itu dengan niat untuk memuaskan kehendak parut, bahkan hendaklah ia memperbanyakkan niatnya dengan tujuan baik seperti mengikut sunah Rasulullah Sallahu Alaihi Wasalam, memuliakan tuan rumah, menjaga hati serta perasaan saudaranya dan sebagainya.
Manakala adab bagi orang yang menerima undangan pula ada lima iaitu:
Pertama: Tidak membezakan undangan, baik undangan tersebut datangnya daripada orang kaya ataupun orang miskin, kerana perbuatan itu dilarang dalam Islam.
Kedua: Tidak menolak sesuatu undangan hanya disebabkan alasan jauh.
Ketiga: Tidak menolak sesuatu undangan hanya kerana ia berpuasa, tetapi adalah lebih baik ia menghadirinya. Jika ia hanya berpuasa sunat, ia dibolehkan berbuka dan tetap mendapat pahala jika niatnya berbuka itu untuk menyenangkan hati dan mengembirakan tuan rumah. Tetapi jika ia berpuasa wajib seperti puasa qada, maka tidaklah boleh ia berbuka.
Keempat: Menolak undangan jika diketahuinya makanan yang dihidangkan dari barang yang syubahat dan haram, ataupun dimajlis itu diadakan berbagai-bagai kemungkaran seperti hiburan yang diharamkan oleh syarak, ataupun orang yang mengundang itu bersifat zalim atau fasik atau suka bermegah dan membesar diri.
Kelima: Janganlah hendaknya menerima undangan itu dengan niat untuk memuaskan kehendak parut, bahkan hendaklah ia memperbanyakkan niatnya dengan tujuan baik seperti mengikut sunah Rasulullah Sallahu Alaihi Wasalam, memuliakan tuan rumah, menjaga hati serta perasaan saudaranya dan sebagainya.
Monday, October 4, 2010
Thursday, September 30, 2010
tggu sampai akhir nti ae???..hehe..:)
Kau ibarat permata di dalam hiasan kaca
Yang tak bisa disentuh
Namun hanya boleh dipandang
Ingin sekali ku sentuh
Ingin jua ku memiliki
Yang tak bisa disentuh
Namun hanya boleh dipandang
Ingin sekali ku sentuh
Ingin jua ku memiliki
Kau selalu membuat hatiku merasa berat
Dan kau yang selalu ada
Saat semua pergi
Bagaimana mungkin
Untuk kau mengerti
Dan kau yang selalu ada
Saat semua pergi
Bagaimana mungkin
Untuk kau mengerti
Kini telah ku sedari
Mimpiku tak bererti sendiri
Mimpiku tak bererti sendiri
Chorus
Andai kau tahu
Apa yang ku mahu
Mahukan dirimu ‘tuk mendekatiku
Dan aku tak bisa memaksa dirimu
Walau dalam tidur
Ku kan menantimu hingga akhir nanti
Andai kau tahu
Apa yang ku mahu
Mahukan dirimu ‘tuk mendekatiku
Dan aku tak bisa memaksa dirimu
Walau dalam tidur
Ku kan menantimu hingga akhir nanti
Kau selalu membuat hatiku merasa berat
Dan kau yang selalu ada
Saat semua pergi
Bagaimana mungkin
Untuk kau mengerti
Dan kau yang selalu ada
Saat semua pergi
Bagaimana mungkin
Untuk kau mengerti
Kini telah ku sedari
Mimpiku tak bererti sendiri
Mimpiku tak bererti sendiri
Ulang Chorus 2X
Wednesday, September 15, 2010
Dia milikku-yovie & nuno
semula ku tak tahu
engkau juga kan ingin memilikinya
bukankah ku lebih dulu
bila engkau temanku
sebaiknya tak mengganggu
reff:
dia untukku, bukan untukmu
dia milikku, bukan milikmu
pergilah kamu, jangan kau ganggu
biarkan aku mendekatinya
engkau juga kan ingin memilikinya
bukankah ku lebih dulu
bila engkau temanku
sebaiknya tak mengganggu
reff:
dia untukku, bukan untukmu
dia milikku, bukan milikmu
pergilah kamu, jangan kau ganggu
biarkan aku mendekatinya
kamu tak akan mungkin mendapatkannya
karena dia berikan aku pertanda juga
janganlah kamu banyak bermimpi
karena dia berikan aku pertanda juga
janganlah kamu banyak bermimpi
dia untuk aku
bukankah belum pasti
kamu juga kan jadi dengan dirinya
dia yang menentukan
apa yang ’kan terjadi
tak usah mengaturku
kamu juga kan jadi dengan dirinya
dia yang menentukan
apa yang ’kan terjadi
tak usah mengaturku
reff2:
dia untukku, bukan untukmu
dia milikku, bukan milikmu
lihatlah nanti, lihatlah saja
biarkan aku mendekatinya
dia untukku, bukan untukmu
dia milikku, bukan milikmu
lihatlah nanti, lihatlah saja
biarkan aku mendekatinya
kamu tak akan mungkin mendapatkannya
karena dia berikan aku pertanda juga
janganlah kamu banyak bermimpi
karena dia berikan aku pertanda juga
janganlah kamu banyak bermimpi
kusarankan engkau mundur saja
repeat
dia untuk aku
bukan, dia untuk aku
bukan, dia untuk aku
Tuesday, September 14, 2010
Post pertamaku buat blog terbaru...
KEHIDUPAN ADALAH...
Kehidupan adalah peluang, manfaatkanlah ia...
Kehidupan adalah keindahan, kagumilah ia...
Kehidupan adalah kebahagiaan, nikmatilah ia...
Kehidupan adalah mimpi, jadikan ia kenyataan...
Kehidupan adalah cabaran, hadapilah ia...
Kehidupan adalah tanggungjawab, pikullah ia...
Kehidupan adalah permainan, bermainlah dengannya...
Kehidupan adalah janji, tepatilah ia...
Kehidupan adalah kesedihan, atasilah ia...
Kehidupan adalah lagu, nyanyikanlah ia...
Kehidupan adalah perjuangan, terimalah ia...
Kehidupan adalah tragedi, berdepanlah dengannya...
Kehidupan adalah pengembaraan, tempuhilah ia...
Kehidupan adalah tuah, ambillah ia...
Kehidupan adalah amat berharga, jangan musnahkannya...
Kehidupan adalah kehidupan, berjuanglah untuknya............................................
Kehidupan adalah peluang, manfaatkanlah ia...
Kehidupan adalah keindahan, kagumilah ia...
Kehidupan adalah kebahagiaan, nikmatilah ia...
Kehidupan adalah mimpi, jadikan ia kenyataan...
Kehidupan adalah cabaran, hadapilah ia...
Kehidupan adalah tanggungjawab, pikullah ia...
Kehidupan adalah permainan, bermainlah dengannya...
Kehidupan adalah janji, tepatilah ia...
Kehidupan adalah kesedihan, atasilah ia...
Kehidupan adalah lagu, nyanyikanlah ia...
Kehidupan adalah perjuangan, terimalah ia...
Kehidupan adalah tragedi, berdepanlah dengannya...
Kehidupan adalah pengembaraan, tempuhilah ia...
Kehidupan adalah tuah, ambillah ia...
Kehidupan adalah amat berharga, jangan musnahkannya...
Kehidupan adalah kehidupan, berjuanglah untuknya............................................
Subscribe to:
Posts (Atom)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
